7 Tips Memilih Sistem Keamanan Perusahaan yang Tepat
17 Februari 2025
Apakah perusahaan Anda sudah memiliki sistem keamanan yang optimal? Keamanan fisik merupakan aspek krusial dalam menjaga aset dan kelancaran operasional bisnis. Sistem keamanan perusahaan yang melibatkan tenaga profesional, seperti satpam atau petugas keamanan, dapat membantu mencegah ancaman seperti pencurian, sabotase, dan akses tidak sah ke area terbatas.
Melalui sistem keamanan yang tepat, Anda dapat memastikan lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi karyawan serta melindungi aset berharga perusahaan. Anda memerlukan sistem keamanan perusahaan yang andal? Simak tips memilihnya pada penjelasan di bawah ini.
7 Tips Memilih Petugas Keamanan untuk Perusahaan Anda
Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam memilih petugas keamanan untuk meningkatkan keamanan perusahaan:
1. Pilih yang Memiliki Sertifikasi dan Pelatihan Resmi
Petugas keamanan harus memiliki sertifikasi yang diakui serta telah menjalani pelatihan yang sesuai dengan standar industri.
Sertifikasi ini mencakup keterampilan dalam menghadapi situasi darurat, teknik pengamanan, hingga pemahaman hukum terkait keamanan.
Dengan memilih petugas yang telah mendapatkan pelatihan resmi, Anda dapat memastikan bahwa mereka memiliki kemampuan yang diperlukan untuk menjaga keamanan perusahaan.
2. Periksa Pengalaman dan Rekam Jejaknya
Pengalaman kerja menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas seorang petugas keamanan.
Makin lama seseorang bekerja di bidang keamanan, makin besar kemampuannya dalam menangani berbagai situasi di lapangan.
Selain itu, pastikan untuk memeriksa rekam jejaknya, termasuk latar belakang pekerjaan sebelumnya dan apakah ada catatan negatif yang perlu diwaspadai.
3. Pastikan Memiliki Kemampuan Komunikasi yang Baik
Selain keterampilan fisik dan teknis, petugas keamanan juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Mereka perlu bisa berinteraksi dengan karyawan, tamu, atau pihak luar dengan sopan namun tetap tegas.
Komunikasi yang efektif sangat penting dalam menangani situasi darurat atau saat menyampaikan instruksi kepada orang lain.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini SOP Keamanan Kantor agar Aset & Karyawan Tetap Aman
4. Pilih yang Mampu Bekerja di Bawah Tekanan
Dalam situasi tertentu, petugas keamanan harus bisa berpikir cepat dan mengambil keputusan yang tepat, terutama saat menghadapi ancaman atau insiden mendadak.
Oleh karena itu, pilih petugas yang mampu bekerja di bawah tekanan, tetap tenang dalam kondisi darurat, serta memiliki insting yang baik dalam menilai risiko keamanan.
5. Sesuaikan dengan Kebutuhan dan Lingkungan Kerja
Setiap perusahaan memiliki kebutuhan keamanan yang berbeda, tergantung pada jenis bisnis dan lingkungannya.
Misalnya, perusahaan manufaktur mungkin memerlukan petugas keamanan dengan keahlian dalam pengawasan area luas, sedangkan kantor perusahaan lebih fokus pada kontrol akses.
Pastikan Anda memilih petugas yang sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan.
6. Cek Kemampuan dalam Mengoperasikan Peralatan Keamanan
Dalam dunia yang makin modern, banyak perusahaan mengandalkan sistem keamanan berbasis teknologi, seperti CCTV, alarm, atau akses kontrol berbasis kartu.
Pastikan petugas keamanan yang Anda pilih memiliki pemahaman dasar dalam mengoperasikan perangkat tersebut agar sistem keamanan berjalan dengan maksimal.
7. Gunakan Jasa Penyedia Keamanan yang Tepercaya
Saat memilih security perusahaan, pastikan legalitas dan reputasinya jelas. Pilih yang berpengalaman serta memiliki standar rekrutmen ketat.
Lakukan evaluasi berkala dan gunakan prosedur terbaru sebagai tindakan pencegahan. Inilah alasan utama pentingnya bekerja sama dengan penyedia keamanan profesional.
Baca Juga: 8 Tugas Divisi Keamanan: Jaga Aset Hingga Cegah Kerugian!
Tujuan Sistem Keamanan Perusahaan
Sistem keamanan perusahaan dirancang untuk melindungi seluruh aset perusahaan, baik yang bersifat fisik maupun digital. Keamanan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kebijakan internal dan dukungan dari pihak eksternal seperti penyedia layanan keamanan profesional.
Berikut lima tujuan utama dari sistem keamanan perusahaan:
1. Menjaga Keamanan Lingkungan Kerja
Tujuan utama dari sistem keamanan yaitu untuk menjaga keamanan seluruh area perusahaan. Hal ini mencakup perlindungan terhadap aset, karyawan, dan fasilitas dari ancaman seperti pencurian, sabotase, hingga bencana.
2. Melindungi Informasi Sensitif
Sistem keamanan juga berfungsi untuk menjaga integritas data dan melindungi informasi sensitif milik perusahaan. Hal ini meliputi pengamanan data karyawan, dokumen rahasia, serta informasi strategis bisnis agar tidak diakses oleh pihak yang tidak berwenang.
3. Mendeteksi dan Mencegah Ancaman
Salah satu fungsi penting lainnya adalah kemampuan untuk mendeteksi potensi ancaman sejak dini. Sistem keamanan modern dilengkapi dengan teknolog yang dapat memberikan peringatan sebelum terjadi pelanggaran keamanan.
4. Mengelola Sumber Daya Keamanan Secara Efektif
Terakhir, sistem keamanan perusahaan bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang tersedia. Hal ini mencakup penempatan personel keamanan, penggunaan perangkat teknologi, serta kebijakan manajemen risiko yang efisien.
Dengan perencanaan yang matang, perusahaan dapat memastikan bahwa setiap sumber daya digunakan secara tepat sasaran untuk memberikan perlindungan maksimal.
Komponen Sistem Keamanan Perusahaan yang Wajib Ada
Untuk membangun sistem keamanan perusahaan yang efektif, Anda perlu memahami komponen-komponen penting yang membentuk keseluruhan sistem tersebut. Berikut ini lima komponen utama yang wajib diperhatikan:
1. Keamanan Fisik dan Lingkungan
Keamanan fisik menjadi dasar utama dari sistem keamanan perusahaan karena perusahaan perlu menjaga keamanan area kerja dari orang yang tidak berwenang.
Dalam beberapa kasus, akses ilegal biasanya ditandai dengan peringatan sistem seperti, "This person may not enter the restricted area", yang membantu organisasi mengambil tindakan cepat.
Dengan kontrol keamanan yang tepat, perusahaan dapat melindungi aset, mengurangi risiko ancaman internal, dan meningkatkan keamanan keseluruhan.
2. Perlindungan Data Penting Perusahaan
Perlindungan data perusahaan mencakup keamanan digital dan fisik agar informasi sensitif tetap aman dan tidak mudah diakses pihak yang tidak berwenang.
Contoh kasusnya, jika terdapat anomali dalam akses data, sistem bisa menampilkan notifikasi, "Your data may be at risk", sebagai sinyal awal ancaman.
Dengan sistem yang kuat, perusahaan dapat menjaga integritas informasi, meminimalkan risiko kebocoran data, dan meningkatkan kepercayaan pelanggan.
3. Pelatihan Keamanan untuk Karyawan
Karyawan perlu diedukasi mengenai protokol keamanan agar mampu mengenali risiko dan menjaga keamanan sistem sehari-hari.
Misalnya, saat pelatihan, instruktur dapat menunjukkan contoh email phishing dengan subjek, "This email is not from a trusted source", untuk meningkatkan kewaspadaan.
Pelatihan rutin akan meningkatkan kemampuan karyawan dalam mengelola ancaman digital dan memperkuat keamanan internal perusahaan.
4. Manajemen Akses Masuk dan Keluar
Manajemen akses memastikan hanya orang berwenang yang dapat mengakses sistem, data, atau ruangan penting perusahaan.
Dalam kasus pelanggaran akses, sistem dapat menampilkan pesan seperti, "You are not authorized to access this system", yang menandakan adanya percobaan masuk ilegal.
Dengan pengelolaan akses yang baik, perusahaan dapat melindungi area sensitif dan meminimalkan tindakan berisiko yang mengancam bisnis.
5. Pemantauan Lingkungan Fisik (CCTV dan Sensor)
Pemantauan area kerja melalui CCTV dan sensor membantu perusahaan melacak aktivitas mencurigakan secara real-time.
Jika terdeteksi gerakan tidak wajar, sistem dapat memberikan peringatan seperti "This activity may indicate a security threat", sehingga tim keamanan dapat segera bertindak.
Teknologi ini akan meningkatkan keamanan fisik, melindungi karyawan, dan mendukung keamanan bisnis secara menyeluruh.
Baca Juga: Perbedaan Satpam dan Security: Apa yang Harus Anda Ketahui?
Sistem keamanan yang tepat melibatkan kombinasi antara petugas profesional, teknologi, dan kebijakan internal yang solid.
Dengan pendekatan menyeluruh, perusahaan dapat melindungi aset, data, dan karyawan dari berbagai risiko, termasuk serangan siber, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.
Untuk memastikan semua komponen tersebut berjalan optimal, Anda memerlukan mitra keamanan yang andal seperti SOS.
Dapatkan Solusi Keamanan Perusahaan Anda dari Layanan Keamanan SOS
Keamanan perusahaan menjadi investasi penting untuk melindungi aset, karyawan, dan kelancaran operasional bisnis Anda. Dengan memilih Layanan Keamanan yang tepat, Anda dapat memastikan lingkungan kerja tetap aman dan nyaman.
Percayakan keamanan perusahaan Anda kepada SOS. Kami menawarkan solusi pengamanan profesional dengan keunggulan berikut:
-
Sistem dan prosedur pengamanan yang teruji – Standar keamanan yang telah terbukti efektif dalam berbagai situasi.
-
Petugas keamanan yang terlatih dan memiliki KTA – Setiap personel telah menjalani pelatihan profesional dan memiliki legalitas resmi.
-
Sistem pengamanan berbasis teknologi – Didukung oleh Aplikasi IFMS untuk monitoring keamanan yang lebih efektif dan real-time.
Hubungi SOS sekarang dan dapatkan solusi pengamanan terbaik untuk bisnis Anda.